Sedekah Ramadhan tak Sekadar Rupiah


Ramadhan bulan penuh berkah di mana Muslim berlomba-lomba beramal dan berbuat kebaikan. Ramadhan bagi banyak orang merupakan waktu untuk memperbanyak infak, sedekah, dan zakat.

Tidak peduli besar kecil jumlah uang dan materi yang Anda amalkan, yang terpenting di balik semua itu adalah niat. Imbalan pahala hanya ada di tangan Allah SWT.

Banyak orang melihat amalan sedekah setara rupiah. Meski ini adalah cara tradisional yang dipilih orang-orang, sesungguhnya amalan itu tidak hanya bisa dilakukan dengan uang, melainkan sesuai dengan kondisi dan situasi Muslim itu sendiri.

Rasulullah SAW pernah bersabda, Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun walau hanya berbicara kepada saudaramu dengan wajah yang tersenyum kepadanya. Amalan tersebut adalah bagian dari kebajikan. (HR Abu Daud dan Tirmidzi).

Dokter medis sekaligus personal trainer bersertifikat di London, Inggris, Aishah Muhammad memberikan beberapa tips beramal selain uang, dilansir dari Productive Muslim.

1. Pahala berlipat dari doa

Ketika Anda mengetahui seseorang berada dalam kesulitan atau melihat orang lain menderita, hadiah terbaik yang bisa Anda berikan kepada mereka adalah doa. Ini adalah senjata terkuat yang dimiliki Muslim beriman, khususnya di bulan Ramadhan.

Doa bisa membantu seseorang keluar dari kesulitan. Ada juga manfaat pribadi dari mendoakan orang lain, kata Rasulullah SAW, "Doa seorang Muslim untuk saudaranya (sesama Muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.

2. Menjadi relawan

Luangkan waktu Anda untuk menjadi relawan di lingkungan sekitar. Begitu banyak bencana alam dan buatan manusia di seluruh dunia, membuat banyak orang lupa ada orang-orang lain yang membutuhkan uluran tangan orang lain.

Temukan pusat komunitas yang membutuhkan relawan, seperti panti jompo, panti asuhan, dan tawarkan waktu Anda bersama mereka. Tawarkan diri Anda untuk membantu membersihkan masjid. Temukan aktivitas-aktivitas kemanusiaan yang membutuhkan relawan. Ada begitu banyak pilihan yang bisa Anda lakukan.

3. Menjaga anak dan orang tua

Begitu banyak orang berkomentar betapa sulitnya mereka beribadah di bulan Ramadhan ketika mereka memiliki anak kecil, orang tua, atau kerabat yang sudah lanjut usia. Selalu ada satu dua orang di sekitar Anda yang mengalami ini.

Anda bisa menawarkan diri untuk bermain dengan anak-anak, apakah itu anak-anak, keponakan, atau murid-murid Anda selama beberapa jam per pekan. Anda bisa memberi waktu ayah, ibu, atau pengasuh Anda waktu untuk diri mereka sendiri dan mereka bisa fokus beribadah.

4. Sebarkan informasi kegiatan amal

Sepanjang Ramadhan selalu ada kegiatan amal dan skema penggalangan dana dari teman, keluarga, atau kenalan Anda. Meski Anda tak bisa menawarkan diri secara finansial, minimal Anda bisa membantu mereka menyebarkan informasi tersebut. Gunakan ponsel Anda, email, Facebook, dan akun media sosial Anda lainnya untuk mempromosikan kegiatan tersebut.

5. Sedekah barang bekas layak pakai

Ramadhan adalah waktu tepat untuk menyumbangkan barang-barang Anda yang masih layak pakai untuk saudara yang membutuhkan. Setiap orang pastinya memiliki banyak barang yang tidak bisa digunakan pribadi, namun masih bisa digunakan orang lain. Ini bukan hanya membantu orang lain, tapi juga membantu diri Anda terlepas dari timbunan barang.

6. Tersenyum

Jangan meremehkan kekuatan senyuman, sebab senyum adalah komunikasi yang diterima secara universal. Tersenyumlah pada mereka yang tidak Anda kenal, karena kita tidak tahu efek senyum tersebut untuk orang lain.

Mungkin saja orang yang Anda senyumi tengah mengalami masa sulit, berjuang, merasa sendiri, atau mengalami hari-hari buruk. Kebaikan yang Anda berikan lewat senyum bisa saja mencerahkan hari mereka dan membuat mereka bersuka cita. 

Sumber : http://republika.co.id
Share on Google Plus

About lazdai lampung

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar