Tips Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Berkualitas Baik

Daging kurban yang tidak langsung dikonsumsi bisa disimpan di dalam lemari beku atau freezer. Akan tetapi, ada cara tertentu agar daging kurban yang disimpan tetap dapat dikonsumsi dengan kualitas baik.

Direktur Halal Centre Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Nanung Danar Dono, mengatakan daging kurban memang bisa disiasati dengan disimpan ke dalam lemari pembeku atau freezer. Masa simpan daging kurban bisa lebih dari satu tahun jika dilakukan dengan tepat.

"Pertama, sebelum disimpan, daging kurban jangan dicuci," kata Nanung.

Nanung menerangkan, jika dicuci dengan air, kuman-kuman bisa masuk dan tinggal di dalam pori-pori daging. Hal itu justru bisa merusak kualitas daging kurban tersebut.

Karenanya, ia menyarankan agar proses pencucian daging dilakukan saat ingin memasaknya saja. Kemudian, jika jumlah daging relatif banyak, disarankan tidak menyimpan daging utuh 2-4 kilogram di dalam freezer.

"Cara yang benar potong-potong daging berukuran lebih kecil, lalu simpan di dalam plastik-plastik berukuran setengah atau satu kilogram," ujar Nanung.

Jika ingin dimasak, ambil satu kantong kecil, biarkan yang lain tetap beku di dalam freezer. Menurut Nanung, daging-daging kurban yang dalam keadaan beku dapat disimpan lebih dari satu tahun.

Sebelum disimpan di freezer, simpan daging terlebih dulu di dalam kulkas yang sejuk selama 20-24 jam atau sehari semalam. Setelah dinginnya rata di luar dan dalam, baru dimasukkan ke dalam freezer.

"Jika mau masak daging beku, jangan mencairkan es daging atau daging beku menggunakan air panas," kata Nanung.

Cara yang benar, letakkan daging beku tersebut di bawah air keran dengan suhu normal, dalam keadaan daging masih terbungkus plastik. Setelah daging empuk, buka plastik dan cuci hingga bersih, tiriskan, baru daging siap dimasak.

Share on Google Plus

About lazdai lampung

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar